Tourism Culture Enterpreneur

SMP - SMA (Project & Problem Based Learning)

Bangsa indonesia adalah bangsa yang majemuk, karena masyarakatnya terdiri atas kumpulan orang atau kelompok dengan ciri khas kesukaan yang memiliki beragam budaya dengan latar belakang suku bangsa yang berbeda.

Budaya bangsa Indonesia memilki kaya akan keaneka ragaman, kita sebagai bangsa Indonesia sejatinya bangga dengan keaneka ragaman tersebut. Namun faktanya banyak dari generasi muda bangsa Indonesia ini lebih menggagumi budaya bangsa lain dibandingkan budaya bangsa Indonesia.

Untuk itu program Tourism Culture Entrepreneur Ini untuk menfasilitasi generasi muda bangsa Indonesia lebih menghargai budaya bangsa indonesia. Tidak hanya itu saja mereka akan membawa arus positif untuk mengenalkan budaya bangsa Indonesia kepada Bangsa lain.

Program ini pun hadir untuk mengasah kemampuan remaja memiliki kepekaan intelektual tinggi, dengan suka mengeksplorasi diliputi perasaan ingin tahu, dan amat berminat terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekelilingnya. Dengan memanfaatkan kemampuan imajinasi mereka ke arah yang positif.

Coach akan 100% mendampingi dan mengawasi siswa. Namun sama sekali tidak boleh membantu pelaksanaan setiap projek dan tantangan. Coaching Clinic baru akan dilaksanakan pada malam harinya sebagai bagian dari pembelajaran.

Tujuan pelatihan

1. Memaknai perjalanan dengan penuh kesan dan menjadikannya pengalaman berharga untuk menjadi dasar meningkatkan kualitas diri siswa.
2. Berdiskusi secara baik dan bijaksana serta menjalankan kesepakatan yang sudah dibuat menjadi bekal untuk bermasyarakat kelak.
3. Mendapatkan pengalaman mengorganisasi diri dan kelompok untuk menjadi bekal kemandirian untuk masa depan.
4. Memperkuat rasa Cinta Tanah Air dan mengembangkan kreatifitas diri.
5. Menumbuhkan rasa entrepreneur untuk melakukan suatu perubahan

Rule Program

Siswa akan berkelompok dengan anggota 6 peserta. Yang akan memiliki tanggung jawab masing-masing.

1. MANAGER yang akan mengatur perjalanan hingga memutuskan sesuatu jika terjadi masalah.
2. ACCOUNTING & FINANCE mengatur keperluan keuangan kelompok dari budget transportasi hingga makan
3. HR Mendisplinkan anggota dan membuat rundown perjalanan mengatur perjalanan Mereka akan bergantian tugas dengan sesama anggota kelompok di setiap negaranya.
4. REPORTER meliput perjalanan dan membuat video perjalanan dengan sangat menarik
5. NAVIGATOR akan mengarahkan perjalanan dengan bertanya dan memilih transportasi publik yang ada di BALI
6. CONTENT CREATOR bertugas untuk memberikan ide baik ketika adanya tugas akhir dan saat perjalanan.

3 Kemampuan yang di explore

1. Leadership yaitu bagaimana mereka akan berusaha untuk selalu berdiskusi dalam menghadapi permasalahan yang terjadi saat pelatihan. Mereka akan belajar menjadi pengambil keputusan ataupun pemecah masalah.

2. Communication yaitu bagaimana mereka luwes untuk berkomunikasi dengan peserta lain dan juga dengan coach. Dan bagaimana cara komunikasi peserta dalam mempresentasikan budaya bangsa Indonesia kepada Wisatawan Asing

3. Entrepreneur yaitu kemampuan mereka untuk melihat peluang yang ada dengan melihat memanfaatkan situasi yang ada di Lapangan.

misi peserta

  • Peserta akan mempresentasikan budaya jawa dengan menggunakan barang-barang bekas kepada wisatawan asing di candi prambanan.
  • Peserta akan membuat sebuah produk yang akan dipresentasikan saat parents after dengan barang-barang bekas beserta detail harga dan profit yang di dapat.

aturan program

  • Peserta akan dibagi beberapa kelompok, satu kelompok dengan 7 orang dan didamping oleh satu coach.
  • Dengan beberapa peran diantaranya adalah : Captain, HR, Accounting, Desain & Creator, dan Eksekutor.
  • Peserta menggunakan transportasi publik selama di dalam kota Yogyakarta
  • Transportasi keberangkatan menuju Yogyakarta adalah menggunakan kereta ekskutif malam hari.
  • Transportasi kepulangan kembali ke Jabodetabek menggunakan bus/Elf.

Bagaimana kegiatan dalam program ini

  • Peluang mengenai pemanfaatan sampah menjadi mata pencarian di Desa Sukunan, Gamping
  • Workshop pemanfaatan sampah plastik dan kertas menjadi barang yang bisa di jual.
  • Budaya karakter jawa dengan melihat langsung keseharian dari penduduk lokal yang ada di desa sukunan, Gamping, Sleman.
  • Aplikasi pemanfaatan produk sampah untuk presentasi.

Belajar Budaya di Museum Ulen Sentalu, Sleman, Yogyakarta

  • Kebudayaan jawa dan beberapa nilai leluhur dari kebudayaan
  • Beberapa warisan sejarah kebudayaan.

 

Investasi Tourism Culture Entrepreneur (4 Hari 3 malam) Rp. 3.650.000

Minimal peserta 7 orang maksimal peserta 28 orang. Free satu guru untuk 14 peserta

Sudah termasuk :

  1. Konsumsi peserta dan parents meeting before dan after.
  2. Workshop entrepreneur
  3. Tiket Kereta Eksekutif
  4. Penginapan di Yogyakarta
  5. Akomodasi perjalanan (Transportasi,workshop sampah, uang makan) Yogyakarta
  6. Souvenir Photo book dan Flash disk dokumentasi untuk peserta
  7. Uang saku guru